
Telaga ini menjadi salah satu sumber mata air dari 13 anak sungai yang akhirnya menyatu menjadi aliran sungai Ciliwung. Fungsi Telaga Warna sendiri pernah disebutkan dalam lontar Sunda Kuno Bujangga Manik, yang diduga berasal dari abad ke-16 Masehi.
Disebutkan dalam naskah kuno itu, Bujangga Manik pernah tiba di Telaga Warna yang menjadi hulu dari sungai Cihaliwung atau yang kini disebut sebagai Ciliwung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar